Subscribe
Kategori

Kalamint, Marketplace NFT Pertama Yang Berbasis Tezos

Kalamint Marketplace NFT dari Tezos
Photo backgroud by Lisheng Chang on Unsplash

Tezos akhirnya meluncurkan Kalamint, marketplace NFT pertama yang dijalankan pada jaringan blockchain Tezos, sebagai tanggapan dari melonjaknya popularitas NFT akhir-akhir ini.

Belakangan ini, NFT menjadi tren tersendiri bagi beberapa pegiat blockchain dan cryptocurrency. Pertama, mari cari tahu dulu pembahasan apa itu NFT. Non-fungible token atau biasa disingkat menjadi NFT adalah data yang disimpan pada jaringan Blockchain, yang mana setiap NFT mewakili item digital yang unik. Item digital ini dapat berupa file gambar, audio dan video, bahkan sebuah item dalam suatu permainan game.

Dengan melonjaknya popularitas NFT ini, banyak pegiat blockchain yang berlomba-lomba dalam membuat marketplace tempat NFT ini dijual. Sebagian besar NFT berada pada jaringan blockchain Ethereum. Tidak mau ketinggalan, Tezos juga meluncurkan pasar NFT pertamanya yang diberi nama Kalamint.

Fitur fitur Kalamint

Walaupun Kalamint merupakan pasar NFT pertama yang dibangun pada jaringan Tezos, marketplace ini menawarkan banyak sekali fitur dan solusi bagi penggunanya. Kalamint sendiri merupakan pasar NFT yang berorientasi komunitas, sehingga fitur-fiturnya pastinya akan mengutamakan komunitasnya. Berikut beberapa fitur-fiturnya.

Biaya Transaksi dan Percetakan NFT

Biaya transaksi dan biaya untuk mencetak NFT di Kalamint sendiri terbilang cukup murah. Dikarenakan marketplace ini beroprasi pada jaringan Tezos, biayanya pun menjadi lebih murah dibandingkan dengan marketplace yang berada pada jaringan Ethereum. Biayanya pun hanya beberapa sen (US Dollar). Sedangkan pada pasar NFT Ethereum, biayanya sangat mahal akibat dari GAS fee Ethereum yang semakin meningkat dan tidak terkendali

Penerimaan Komunitas yang Cepat

Kalamint memiliki solusi sendiri dalam memilah seniman yang dapat menjual karyanya pada marketplace. Seperti disebutkan sebelumnya, marketplace ini berorientasi pada komunitas, sehingga komunitas juga dapat berkontribusi dalam memilah seniman baru yang ingin bergabung dengan mereka. Mereka telah membuat sistem kelola yang terbilang unik. Alih-alih menggunakan pekerja, sekelompok seniman dan kolektor NFT, yang mereka sebut The Guild lah yang memverifikasi seniman baru yang ingin bergabung. Sudah terlihat jelas bahwa marketplace ini benar benar berorientasi pada komunitas.

Kalamint Token

$KALA merupakan token resmi dari Kalamint. Token ini akan dibagikan kepada seniman serta kolektor secara rutin. Dilansir dari situs blog Kalamint di Medium, mereka akan membagikan (airdrop) token ini setiap minggunya.

Mereka juga memberikan ‘kelebihan’ kepada orang yang tetap menyimpan token tersebut. Nantinya, mereka yang meng’stake’ token KALA dapat membuat proposal kepada komunitas (The Guild) tentang pengelolaan Kalamint, dan juga mendapatkan persenan dari penjualan yang berhasil pada platform tersebut.

Kebiajakan Plagiarisme

Kalamint sangat menghargai karya yang telah dibuat oleh seniman-senimannya. Mereka tidak akan membiarkan apalagi mengizikan segala macam bentuk pelanggaran hak cipta pada platform mereka.

Anti Manipulasi Harga

Seperti yang mereka katakan pada blognya, mereka mempunyai cara tersendiri untuk mencegah terjadinya ‘wash trading‘. Wash trading merupakan manipulasi harga yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk menaikan harga suatu komoditas atau investasi dengan membuat persepsi menyesatkan. Contohnya, misal Anda menjual NFT seharga Rp 100.000, lalu Anda sendiri (dengan akun yang berbeda) membeli NFT tadi dengan harga diatas yang telah ditentukan, tentu hal ini akan menyebabkan orang mengira NFT tersebut bernilai fantastis, padahal itu hanyalah permainan harga belaka.

Oleh karena itu, Kalamint membuat sistem pemantauan menggunakan algoritma dan pemantauan langsung oleh The Guild. Disini komunitas berperan aktif dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Kalamint merupakan platform jual beli NFT pertama yang dibangun pada jaringan blockchain Tezos. Salah satu kelebihannya adalah biayanya yang murah dibandingkan dengan marketplace yang berada di jaringan Ethereum. Hal ini diakibatkan GAS fee Ethereum yang terus menjadi semakin mahal. Oleh karena itu Tezoz dan Kalamint bisa menjadi alternatif dari Ethereum dan marketplace NFT yang berada pada jaringannya, yang biayanya lebih mahal.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Footer Website

Hal Yang Perlu Ditambahkan Pada Footer Website Ramah Pengguna

Next Post
proyek sampingan yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas

Ide Proyek Sampingan Yang Dapat Meningkatkan Kreativitas Anda

Website kami menggunakan cookie untuk membantu menganalisa jumlah pengunjung.
Total
0
Share